Jalan-jalan Menulis


Rabu, 12 Maret 2013 adalah hari libur nasional dalam rangka “nyepi”.
Bertepatan dengan hari itu, Mapajara Pantarhei mengadakan acara yang cukup unik yaitu “jalan-jalan menulis”. Yaitu, sebuah kegiatan dalam upaya melatih dan mempertajam “sense” menulis anak-anak pantarhei. Sebagai mahasiswa tentu aktivitas menulis sudah sering dilakukan melalui berbagai tugas yang diberikan oleh perkuliahan. Bahkan aktivitas menulis juga sudah sering diulas dibangku kuliah, baik secara metode, teknik bahkan strukturnya.
Nah, kegiatan “jalan-jalan menulis ini” adalah bentuk lain dari aktivitas menulis. Disini peserta diajak melihat langsung atau dengan berinteraksi langsung dengan objek yang disukai kemudian dari situ dibuatlah tulisan. Objek-objek tersebut pastilah menjadi lingkungan buat kita. Baik itu benda-benda mati, ataupun benda-benda hidup.
Maka dari situ akan diketahui yang mana-mana tiap peserta memiliki kesukaan beranek ragam dalam mengangkat objek kedalam tulisannya. Permisalan saja, akan terlihat yang suka dengan benda-benda mati maka tulisannya berkaitan dengan benda-benda mati. Yang suka dengan romance maka tulisannya akan seputar pola-pola sosial yang mengandung drama. Yang suka dengan kebersihan tulisannya akan mengulas tentang kelestarian kebersihan. Dan masih banyak lagi kesukaan-kesukaan yang akan tampak.
Sense disini diambil maksudnya sebagai kepekaan terhadap objek dan hubungannya dengan objek lain. Komprehensinya dan koherensinya. Karena objek manapun pasti memiliki hubungan dengan objek lain, yang membentuk kompleksitas. Kompleksitas itulah yang dinamakan lingkungan. Jika ada permasalahan yang dipertajam disana, maka permasalahan itu adalah permasalah lingkungan.
Tentu sense menulis yang bagus tidak diperoleh dengan cepat dan begitu saja. Melalui kegiatan-kegiatan menulis semacam inilah kita bisa melatih dan mempertajam sense menulis kita. Mari kita lanjutkan kegiatan-kegiatan ini di lain kesempatan.
Jalan-jalan menulis mengandung 3 rangkaian kegiatan, yaitu observasi kemudian pengumpulan data dan terakhir menyusun data dalam bentuk tulisan. Lokasi yang digunakan adalah sepanjang jalan malioboro, yogyakarta. Dan diikuti oleh Canggih, Iwan, Fahri, Zufar, Iskandar, Ahi, Dahlia, Festi, Nandasarifa. Menghabiskan waktu mulai pukul 12.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB.
 Dimulai dari kumpul dan briefing oleh saudara Canggih di kampus fakultas filsafat sekitar pukul 11.00 WIB, meski awalnya kegiatan ini dijadwalkan mulai pukul 8.00 WIB. Namun karena jam karet maka tidak sesuai jadwal. Materi yang ditekankan saudara Canggih adalah tentang “membangkitkan hasyrat menulis” dan “bagaimana memandang objek untuk diangkat menjadi tulisan”. Briefing dilakukan cukup singkat, 60 menit.
Jam 12.00 WIB peserta berangkat menuju Jalan Malioboro menggunakan kendaraan bermotor, 5 motor. Dan saudara Fahri memilih naik Transjogja sendirian. 12.30 WIB sampai di Jalan Malioboro. 13.00 WIB dilanjutkan breifing teknis, setelah menunggun peserta kumpul lengkap. Briefing teknis disampaikan oleh Saudara Canggih, Iwan, Fahri dan Zufar. Yakni tentang pembagaian kelompok dan pembagian locus kerja, kelompok 1 terdiri dari Yudis, Dahlia, Sari, Festi dan Ahi; dan kelompok 2 terdiri dari Zufar, Canggih, Iskandar, Iwan dan Fahri. Dan tentang durasi waktu yang perlu dihabiskan, yaitu 2 jam. Serta tentang waktu dan lokasi berkumpul kembali untuk mengadakan review data, yaitu pukul 15.00 WIB di selasar Malioboro Mall.
Tiba pukul 15.00 semua peserta kumpul di selasar Malioboro Mall untuk mengadakan review. Hal-hal yang dibahas pada sesi review adalah pelaporan data yang diperoleh masing-masing peserta yang kemudian didiskusikan. Dan tentang evaluasi dan masukan kegiatan, atau hal-hal yang perlu ditingkatkan dan diperhatikan jikalau nanti akan diadakan kegaitan semacam ini kembali.
Setalah satu jam menghabiskan waktu untuk review, maka pukul 16.00 WIB peserta kembali lagi kekampus. Kegiatan pun usai.
#panitia

1 komentar: